JAKARTA, KOMPAS.com -
Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) meminta polisi segera memproses laporan yang
disampaikan terhadap Sekjen Partai Solidaritas Indonesia ( PSI) Raja Juli
Antoni dan Wakil Sekjen PSI Chandra Wiguna sebagai tersangka. Sebab,
undang-undang hanya memberikan waktu 14 hari bagi kepolisian untuk
menindaklanjuti dugaan tindak pidana pemilu yang dilaporkan oleh Bawaslu.
"Kepolisian segera menetapkan tersangka untuk selanjutnya masuk dalam
proses penuntutan," kata Abhan, saat membacakan hasil temuan Bawaslu, di
kantor Bawaslu, Jakarta, Kamis (17/5/2018). Adapun laporan yang disampaikan
Bawaslu ke polisi adalah terkait iklan yang dipasang PSI di media cetak Jawa
Pos pada 23 April 2018. Bawaslu menilai PSI telah melakukan kampanye dini di
luar jadwal yang sudah ditentukan oleh penyelenggara pemilu.
Showing posts with label headline. Show all posts
Showing posts with label headline. Show all posts
Thursday, May 17, 2018
Wednesday, May 16, 2018
Jika Aksi Teror Terus Meningkat, Pemerintah Akan Libatkan TNI Tangani Persoalan Terorisme (16 Mei 2018)
JAKARTA, KOMPAS.com —
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, pemerintah akan melibatkan TNI
untuk menangani persoalan terorisme jika eskalasi aksi teror terus meningkat.
Hal ini menyusul kembali terjadinya serangan terduga teroris di Mapolda Riau,
Rabu (16/5/2018). "Pasti ya, pasti (TNI dilibatkan)," ujar Moeldoko
di Kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Rabu (16/5/2018). Apalagi, saat ini,
menurut mantan Panglima TNI tersebut, kondisi keamanan di Tanah Air tengah
terancam dengan banyaknya aksi teror yang terjadi. "Ini sudah medium.
Kalau spektrumnya sudah menuju ke medium sampai high intensity, ya di situlah
kira-kira pelibatannya (TNI)," kata dia.
Tuesday, May 15, 2018
Densus 88 Baku Tembak dengan Terduga Teroris di Surabaya (15 Mei 2018)
SURABAYA, KOMPAS.com -
Tim Densus 88 terlibat baku tembak dengan kelompok terduga teroris di kawasan
Manukan Kulo, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/5/2018).
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan informasi
tersebut. "Informasi ini kami terima jam 17.00 WIB. Memang terjadi
tembak-menembak," tuturnya seperti ditayangkan di Kompas TV. Kompas TV
melaporkan dari lokasi bahwa kelompok terduga teroris ini terkait dengan pelaku
ledakan bom di tiga gereja, rusunawa Wonocolo Sidoarjo dan Mapolrestabes
Surabaya. Sementara itu, lokasi sudah mulai ramai dipenuhi orang dan awak media
yang telah menerima informasi adanya baku tembak.
Monday, May 14, 2018
Lagi, Terduga Teroris Ditangkap di Parkiran Gedung Graha Pena Surabaya (14 Mei 2018)
SURABAYA, KOMPAS.com -
Tim Densus 88 Mabes Polri kembali menangkap seorang laki-laki terduga teroris
di Surabaya, Senin (14/5/2018) siang. Laki-laki tersebut diamankan di parkiran
gedung Graha Pena, tidak jauh dari Markas Polda Jatim, Jalan Ahmad Yani
Surabaya. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera membenarkan
penangkapan tersebut. Namun dia belum bersedia mengungkap identitas dan
aktivitasnya lebih detil. "Yang pasti dia terlibat dalam perencanaan aksi
teror di Surabaya," kata Barung. Dengan ditangkapnya pria tersebut,
sepanjang Senin hingga pukul 16.00 WIB, tim Densus 88 menangkap 7 terduga
teroris di Surabaya dan Sidoarjo.
Sunday, May 13, 2018
Pascaledakan Bom di Surabaya, Kapolda Metro Tetapkan Jakarta dan Sekitarnya Siaga 1 (13 Mei 2018)
JAKARTA, KOMPAS.com —
Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz menerbitkan telegram rahasia (TR) terkait
kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) saat ini. Dalam TR
tersebut disebutkan status kamtimbas di wilayah hukum Polda Metro Jaya Siaga 1.
"Guna menciptakan sitkamtibmas yang aman, kondusif, dan terkendali terkait
ledakan bom tiga lokasi gereja di Surabaya, maka diperintahkan bahwa 13 Mei
2018 pukul 08.00 WIB status kesiagaan seluruh jajaran Polda Metro Jaya dinyatakan
dalam status Siaga 1 sampai ada ketentuan lebih lanjut," isi TR Idham yang
diterbitkan Minggu (13/5/2018). Meski demikian, ia mengimbau warga tetap tenang
dan selalu bersikap waspada. "Saya imbau warga tenang, kami telah lakukan
pengamanan. Laporkan kepada polisi jika ada hal-hal yang mencurigakan,"
ujar Idham saat dihubungi, Minggu.
Saturday, May 12, 2018
Imigrasi Malaysia Resmi Cekal Najib Razak dan Istrinya (12 Mei 2018)
KUALA LUMPUR, KOMPAS.com
— Departemen Imigrasi Malaysia mengumumkan pencekalan terhadap mantan Perdana
Menteri Najib Razak. Pernyataan tersebut diumumkan Direktur Jenderal Departemen
Imigrasi Malaysia, Mustafar Ali, seperti dilansir AFP Sabtu (12/5/2018).
"Imigrasi resmi memasukkan Najib dan istrinya, Rosmah Mansor, ke dalam
daftar cekal keluar dari negara ini," kata Mustafar dalam keterangan
resminya. Najib kemudian merespons pernyataan tersebut melalui kicauannya di
Twitter. Dia mengatakan bakal menghormati keputusan yang dibuat negara. Baca
juga: Media Malaysia Sebut Najib Akan Kabur Dibantu Pengusaha Indonesia
"Saya telah diberi tahu bahwa Imigrasi Malaysia melarang saya dan keluarga
keluar. Saya menghormati arahan itu, dan tetap tinggal," tutur Najib.
Friday, May 11, 2018
Polri Ungkap Ada 4 Terduga Teroris Coba Bantu Napi Saat Rusuh Mako Brimob (11 Mei 2018)
JAKARTA, KOMPAS.com -
Polri mengungkap adanya empat orang terduga teroris yang mencoba menuju Mako
Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat untuk membantu para narapidana
teroris yang melakukan kerusuhan di Mako Brimob pada hari Kamis (10/5/2018).
"Hari Kamis sekitar pukul 01.35 WIB di Jalan Stasiun Tambun, Mekarsari,
Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, polisi mendapat intel ada sekolompok orang yang
menuju Mako Brimob untuk membantu rekan-rekan napi teroris yang melakukan perlawanan
kepada petugas di rutan Mako Brimob," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen
Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jumat (11/5/2018). Setyo menuturkan, usai
mendapatkan informasi tersebut, kepolisian mulai bergerak dan menangkap keempat
orang tersebut. Pada pukul 05.30 WIB, empat orang itu rencananya akan dibawa
menuju Jakarta. Keempat orang itu berinisial AM, HG, RA dan JG.
Thursday, May 10, 2018
Iran Tembakkan 20 Misil ke Wilayah Israel (10 Mei 2018)
TEL AVIV, KOMPAS.com -
Militer Israel mengatakan, Iran menembakkan sejumlah roket ke wilayah Dataran
Tinggi Golan yang dikuasai Israel, Kamis (10/5/2018) pagi. Sekitar 20 buah
roket ditembakkan pasukan Garda Revolusi Iran dan beberapa di antara roket itu
berhasil dirontokkan. Militer Israel menambahkan tak ada korban akibat serangan
tersebut. Awal pekan ini, Israel mengatakan, militernya telah mengetahui adanya
"kegiatan tak lazim" yang dilakukan pasukan Iran di kawasan tersebut.
Informasi itu membuat Israel memerintahkan pasukannya yang berada di Dataran
Tinggi Golan meningkatkan kewaspadaan dan meminta warga sipil mencari
perlindungan. Baca juga : Liga Arab Serukan Revisi Kesepakatan Nuklir Iran
Kemudian Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan, telah menyerang belasan
fasilitas militer Iran sebagai balasan penembakan roket tersebut.
Wednesday, May 9, 2018
5 Polisi dan 1 Narapidana Terorisme Tewas dalam Kerusuhan di Mako Brimob (9 Mei 2018)
JAKARTA, KOMPAS.com -
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal
mengungkapkan bahwa terdapat korban jiwa dalam insiden keributan antara
narapidana terorisme dan beberapa polisi di Markas Korps Brimob Kelapa Dua,
Depok, pada Selasa (8/5/2018) malam. Menurut Iqbal, lima polisi gugur dan satu
narapidana kasus terorisme tewas dalam insiden tersebut. Satu narapidana
terorisme itu ditembak karena melawan dan merebut senjata petugas. "Kami
sampaikan bahwa kejadian insiden ini memakan korban jiwa. Ada lima rekan kami
dan satu dari mereka (narapidana terorisme) terpaksa kami lakukan upaya
kepolisian karena melawan dan mengambil senjata petugas," ujar Iqbal saat
memberikan keterangan pada awal media yang meliput tak jauh dari gerbang Mako
Brimob, Rabu (9/5/2018). Saat ini, kata Iqbal, enam jenazah sudah di bawa ke RS
Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Tuesday, May 8, 2018
PAN Ajak PKS dan Partai Lain Usung Gatot Nurmantyo sebagai Capres (8 Mei 2018)
JAKARTA, KOMPAS.com -
Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional ( PAN) Eddy Soeparno menyatakan
partainya mengajak PKS dan partai lain untuk mengusung mantan Panglima TNI
Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo sebagai calon presiden. Hal itu disampaikan
Eddy usai mendampingi Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bertemu Gatot di Kompleks
Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/5/2018). "Jangankan PKS,
partai-partai yang sudah menyatakan dukungan kepada calon presiden lainnya itu
kami ajak," kata Eddy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Baca juga :
Gatot Nurmantyo Temui Zulkifli Hasan Ia mengatakan, ajakan diserukan PAN agar
dapat membentuk koalisi besar dan kuat di Pemilu 2019.
Monday, May 7, 2018
Anggota TNI Dianiaya Ormas, Danrem Instruksikan Jangan Balas Dendam (7 Mei 2018)
GARUT, KOMPAS.com -
Danrem 062 Tarumanagara, Kolonel Inf Tatan Andrianto menginstruksikan anggota
TNI tidak balas dendam atas pemukulan anggota Korem 062 Tarumanagara oleh oknum
anggota ormas. Kasus pemukulan anggotanya terjadi pada Minggu (6/5/2018) malam
di parkiran sebuah Toserba di Jalan Otista, Desa Tarogong, Kecamatan Tarogong
Kidul, Garut. "Jangan ada aksi balas dendam, kasusnya sudah ditangani
sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku," tegasnya kepada wartawan,
Senin (7/5/2018). Menurut Tatan, dirinya sudah menyampaikan apa yang menimpa
anggotanya kepada semua anggota Korem termasuk yang ada di satuan Hal ini
sebagai bentuk pengamanan ke dalam lingkungan TNI agar tidak terjadi hal-hal
yang tidak diinginkan.
Sunday, May 6, 2018
Neno Warisman, Donatur Terbesar Deklarasi #2019GantiPresiden (6 Mei 2018)
JAKARTA, KOMPAS.com -
Kelompok masyarakat menggelar deklarasi akbar Gerakan #2019GantiPresiden di
sisi selatan Monas, Jakarta Pusat, Dalam deklarasi itu juga dibagikan buku saku
kepada masyarakat tentang inti gerakan tersebut. Inisiator gerakan
#2019GantiPresiden Mardani Ali Sera mengungkapan asal muasal dana yang
dipergunakan untuk deklarasi termasuk membuat buku tersebut. "Sekarang ini
(dananya) sekitar Rp 40 juta rupiah," ujarnya di sisi selatan Monas,
Jakarta Pusat, Minggu (6/5/2018). Menurut pria yang juga Ketua Dewan Pengurus
Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, dana Rp 40 tersebut berasal dari
patungan relawan. Namun donatur terbesarnya yakni Neno Warisman. Neno Warisman
adalah mantan penyanyi sekaligus bintang film era 1980-an. Namun saat ini, ia
lebih aktif di dunia religi, sosial, dan pendidikan.
Saturday, May 5, 2018
Piala AFF, Vietnam Petik Pelajaran dari Kekalahan atas Indonesia (5 Mei 2018)
KOMPAS.com - Kapten
timnas Vietnam, Nguyen Van Quyet, mengakui belajar dari timnas Indonesia untuk
menghadapi Piala AFF 2018. Pada Piala AFF 2018, Vietnam gagal melaju ke partai
final Piala AFF 2016 setelah ditundukkan timnas Indonesia dengan agregat skor
4-3. Nguyen Van Quyet menganggap kekalahan ini sebagai pelajaran pahit bagi
skuad berjulukan The Golden Stars itu. Pemain kelahiran 1 Juli 1991 ini mengaku
kekalahan itu akan membuat timnas Vietnam semakin kuat pada Piala AFF tahun
ini. "Kami fokus di tiap pertandingan. Kekalahan dari Indonesia di
semifinal dua tahun lalu menjadi pelajaran pahit bagi kami. Saya harap
kekalahan itu membuat kami lebih baik tahun ini," kata Nguyen Van Quyet
dilansir BolaSport.com dari Vietnam Plus.
Friday, May 4, 2018
Ziarah, Prabowo Bersujud dan Cium Makam Bung Karno (4 Mei 2018)
BLITAR, KOMPAS.com -
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berkunjung ke makam Presiden
pertama RI Soekarno di Blitar, Jawa Timur, Jumat (4/5/2018). Di depan pusara
Bung Karno, Prabowo langsung duduk berjongkok. Kedua telapak tangannya
disatukan dan diangkat di atas kepala sambil membungkukkan badan seperti
menyembah. Prabowo lalu membungkukkan badannya sampai kepalanya menempel pada
pusara Bung Karno. Dia lalu terlihat mencium pusara Bung Karno. Setelah menabur
bunga, Prabowo dan semua hadirin berdoa bersama di depan pusara. Prabowo tiba
di Kota Blitar pada Kamis (3/5/2018) malam. Dia datang untuk bertemu dengan
para kader di wilayah itu.
Thursday, May 3, 2018
Jokowi: Ingin Jadi Presiden, Silakan... (3 Mei 2018)
BOGOR, KOMPAS.com —
Presiden Joko Widodo memberikan motivasi kepada siswa-siswi OSIS SMA
berprestasi se-Indonesia yang hadir di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis
(3/5/2018). Presiden mengajak mereka untuk berani menjadi pemimpin masa depan.
"Anak-anak, ada yang ingin jadi bupati, silakan; jadi wali kota silakan;
jadi gubernur, silakan; jadi menteri, silakan; pengusaha, silakan; dokter,
silakan. Ingin jadi presiden, silakan," kata Presiden Jokowi. Namun,
Presiden Jokowi mengingatkan bahwa untuk mencapai suatu cita-cita akan penuh
rintangan. Oleh karena itu, para siswa harus berjuang sekuat tenaga untuk
mencapai cita-citanya. "Tidak bisa yang namanya anak-anak yang
bermanja-manjaan, malas-malasan. Lupakan saja, enggak akan ada pemimpin,"
kata Jokowi.
Wednesday, May 2, 2018
Soal Intimidasi di "Car Free Day", Wakapolri Akui Polisi Keliru (2 Mei 2018)
JAKARTA, KOMPAS.com —
Wakapoldi Komjen Syafruddin mengakui pihaknya lalai dalam mencegah intimidasi
yang terjadi di car free day (CFD) Jakarta, Minggu (29/4/2018). Menurut
Syafruddin, semestinya polisi yang bertugas saat itu memisahkan dua kelompok
berbeda pendapat agar tak bertemu. Yang terjadi justru Polri seolah membiarkan
"bentrok" massa yang mengakibatkan adanya intimidasi. "Itu
kemarin Polri juga ada kelirunya kenapa bisa ketemu, dia aparat keamanan di car
free day tidak boleh membiarkan pertemuan itu. Artinya mengatur supaya tidak
bertemu," kata Syafruddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu
(2/5/2018).
Tuesday, May 1, 2018
Prabowo Dijaga 6 Pengawalnya Saat Hadiri Deklarasi Dukungan dari Buruh (1 Mei 2018)
JAKARTA, KOMPAS.com -
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh
Internasional atau May Day di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (1/5/2018).
Rombongan mobil Prabowo dengan voorijder memasuki halaman Istora pukul 14.30.
Enam orang pengawalnya langsung turun dari mobil dan berlari mengelilingi mobil
Lexus B 1710 PSD yang ditumpangi Prabowo hingga ke depan pintu masuk Istora.
Prabowo dan pengawalnya yang mengenakan safari krem langsung dikawal masuk ke
dalam. Di dalam, ribuan buruh mendadak riuh menyambut kedatangan Prabowo dan
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Rencananya, Prabowo melakukan
kontrak politik bersama buruh yang akan mendukungnya. Buruh dari Konfederasi
Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan mendeklarasikan dukungan mereka untuk
Prabowo maju dalam Pilpres 2019.
Monday, April 30, 2018
Celetuk Menteri Susi Saat Sopiri Megawati Naik "Buggy" (30 April 2018)
SURABAYA, KOMPAS.com — Di
sela kunjungan bersama ke Surabaya, Jawa Timur, Minggu (29/4/2018), Menteri
Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tertawa riang menyetir mobil buggy
bertenaga listrik di Jalan Tunjungan, Surabaya. Di sampingnya, duduk presiden
ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. Di bagian belakang buggy, Wali Kota Surabaya
Tri Rismaharini dan calon wakil gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarnoputri
berdiri sambil berpegangan. Susi pun berceletuk yang mengundang tawa para tokoh
perempuan itu. "Enaknya ngebut ini, kalau pelan gini nyetirnya
susah," tutur Susi. (Baca juga: Asisten Pribadi Menteri Susi yang Jadi
Buah Bibir...) Di belakang, sambil berdiri dan berpegangan pada atap buggy,
Risma menyapa para penjual lapak yang sedang mengikuti kegiatan car free day spesial
bertema "Jaga Bhumi" yang digelar Pemkot Surabaya di Jalan Tunjungan
pada hari itu.
Sunday, April 29, 2018
Pemprov DKI Akan Panggil Panitia "Untukmu Indonesia" yang Bagi-bagi Sembako di Monas (29 April 2018)
JAKARTA, KOMPAS.com -
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memanggil panitia penyelenggara "
Untukmu Indonesia" yang membagi-bagikan sembako di Monas, Jakarta Pusat,
Sabtu (28/4/2018). "Iya, kami akan memanggil panitia yang telah membuat kegaduhan
dan berbagai masalah akibat kegiatan yang telah saya larang," ujar Kepala
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Tinia Budiarti kepada Kompas.com,
Minggu (29/4/2018). Setelah pelaksanaan acara tersebut, kawasan Monas dipenuhi
sampah. Baca juga: Ini Sumber 100.000 Sembako yang Dibagikan Panitia Untukmu
Indonesia di Monas Atas dasar itu, lanjut Tinia, pihaknya akan meminta
pertanggungjawaban panitia penyelenggara.
Saturday, April 28, 2018
Perpres Tenaga Kerja Asing Diteken, Serikat Buruh Nilai Ucapan Prabowo Benar (28 April 2018)
JAKARTA, KOMPAS.com -
Ketua Umum DPP Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Muchtar Pakpahan
mengkritisi keluarnya Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018. Perpres tersebut
dianggap mengurangi penyerapan tenaga kerja lokal, dan membuka lebar kesempatan
bagi tenaga kerja asing. Muchtar menilai, perpres tersebut bertentangan dengan
prinsip keadilan sosial yang selalu digaungkan pemerintah. Ia lantas mengutip
pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, yang menyatakan
Indonesia diramalkan akan bubar pada 2030. Kekecewaan mereka semakin bertambah
atas terbitnya Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga
Kerja Asing, yang keluar belum lama ini.
Subscribe to:
Posts (Atom)